Penyusunan Visi Misi dan Program Sekolah yang berpihak pada peserta didik



Salam dan Bahagia,
Bapak/ Ibu dan para pembaca yang budiman, 
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, 
vi·si n 1 kemampuan untuk melihat pada inti persoalan; 2 pandangan atau wawasan ke depan: seluruh rakyat mempunyai -- yang sama mengenai perjuangan bangsa3 kemampuan untuk merasakan sesuatu yang tidak tampak melalui kehalusan jiwa dan ketajaman penglihatan; 4 apa yang tampak dalam khayalan; 5 penglihatan; pengamatan (https://kbbi.web.id/visi.html).

mi·si n 1 perutusan yang dikirimkan oleh suatu negara ke negara lain untuk melakukan tugas khusus dalam bidang diplomatik, politik, perdagangan, kesenian, dan sebagainya: -- perdagangan kita akan mengadakan kunjungan ke luar negeri; 2 tugas yang dirasakan orang sebagai suatu kewajiban untuk melakukannya demi agama, ideologi, patriotisme, dan sebagainya; 3 Kris kegiatan menyebarkan Kabar Gembira (Injil) dan mendirikan jemaat setempat, dilakukan atas dasar pengutusan sebagai kelanjutan misi Kristus (https://kbbi.web.id/misi.html).

Merujuk arti dari visi dan misi dalam KBBI, kita gunakan makna visi sebagai "pandangan atau wawasan ke depan", visi sekolah adalah pandangan atau wawasan ke depan sebuah sekolah, atau cita-cita yang ingin dicapai sebuah sekolah. Selanjutnya untuk misi, kita gunakan arti misi sebagai "tugas yang dirasakan orang sebagai suatu kewajiban untuk melakukannya demi...". Dalam hal ini misi sekolah yaitu uraian tugas yang diemban dalam rangka mencapai visi sekolah.Selanjutnya visi dan misi sekolah perlu diwujudkan dalam bentuk program nyata sehingga akan tampak usaha dan bentuk kegiatan dalam mencapai visi sekolah yang telah ditetapkan. Visi, misi, dan program sekolah yang baik hendaknya berpihak pada kepentingan peserta didik mengingat peserta didik adalah objek sekaligus subjek utama dalam pendidikan.



Dalam lokakarya ke-3 Program Guru Penggerak Angkatan 4 Kab. Manggarai Timur, pada Maret 2022, Calon Guru Penggerak (CGP) bersama kepala sekolah bersama pengajar praktik (PP) dan Pengawas Sekolah telah melaksanakan kajian dan diskusi serta refleksi bersama tentang visi, misi, dan program sekolah yang berdampak bagi peserta didik. Banyak sekolah yang menyampaikan bahwa sebelumnya visi, misi, dan program yang disusun sebelumnya belum menunjukkan visi, misi, dan program yang berdampak bagi peserta didik. Visi dan misi biasanya disusun hanya sebagai pelengkap dokumen sekolah dan belum dirancang bersama-sama dengan segenap komponen sekolah seperti guru, siswa, dan orang tua. Lebih-lebih keberpihakan/berorientasi kepada peserta didik, selama ini belum tampak. Setelah diskusi yang panjang, maka dalam lokakarya dibuat kelompok diskusi kecil dan CGP serta Kepala sekolah dari beberapa sekolah berlatih menyusun visi, misi, dan program sekolah yang berdampak bagi peserta didik.

Merujuk semangat lokakarya 3 tersebut, CGP SMP Negeri 8 Kota Komba menyusun langkah-langkah menyusun visi, misi, dan program sekolah yang berdampak pada peserta didik sebagai berikut:
1. Membangun dialog terbuka kepada segenap komponen sekolah: Kepala Sekolah, Guru-Guru, Siswa, dan Orang tua(Komite Sekolah). Dalam hal ini dilakukan pendekatan inkuiri apresiatif melalui kegiatan "Buat Pertanyaan". Hal-hal apa saja yang menjadi mimpi sekolah ke depan. Tentunya dengan mengambil pendekatan berpihak pada peserta didik. Dalam kegiatan dialog ini, muncul usulan-usulan yang selama ini belum pernah didengar sebelumnya. Semua komponen sekolah memberikan saran dan masukannya untuk kemajuan sekolah. Siswa-siswa secara terbuka memberikan kritik, masukan, dan saran juga berdasar kebutuhan belajar mereka. 







2. Merumuskan kata-kata kunci dari berbagai aspirasi yang masuk dari segenap komponen sekolah. Berdasarkan hasil dialog yang panjang bersama Kepala Sekolah, Guru, Siswa, dan Orang tua telah mengerucut kata kunci yang ingin diwujudkan bersama yaitu tentang keimanan, budi pekerti, dan budaya yang perlu menjadi ruh sekolah. Selanjutnya mengenai keterampilan yang perlu menjadi hal yang perlu dilatihkan pada siswa. Keterampilan ini menjadi mimpi bagi orang tua, agar anak mereka memiliki softskill yang bisa bermanfaat bagi masa depan mereka. Siswa-siswi juga menyampaikan keinginan agar keterampilan berbahasa mereka dapat meningkat, khususnya bahasa Indonesia. Siswa-siswi juga menyampaikan aspirasi agar diperbanyak kegiatan pengembangan diri seperti olahraga. Guru-guru melihat keterampilan berbasis teknologi digital perlu menjadi hal yang perlu diwujudkan sekolah. Lalu mengenai kewirausahaan menjadi isu yang juga dibahas dalam dialog bersama tersebut.



3. Evaluasi Rapor Mutu Pendidikan dan Refleksi diri. Salah satu hal yang SMPN 8 Kota Komba tinjau sebelum menyusun visi, misi, dan program sekolah yang berdampak pada peserta didik yaitu melihat rapor pendidikan yang telah dirilis berdasarkan Asesmen Nasional tahun 2021. Dari rapor mutu ini, kami mampu melihat bagian yang masih kurang, bagian yang sedang berkembang, dan bagian yang telah baik.

4. Rapat penyusunan visi, misi, dan program sekolah yang berdampak bagi peserta didik. 
Tiba waktunya, akhir Maret 2022, SMPN 8 Kota Komba merumuskan bersama visi, misi, dan program sekolah yang berdampak bagi peserta didik. Mula-mula kami menyepakati memasukkan 3 frasa kata kunci yang telah menjadi aspirasi bersama yaitu beriman, berbudi pekerti, dan berbuduya sebagai satu paket selanjutnya (berbahasa, softskill, olahraga, TIK, seni budaya dll), dan berjiwa kewirausahaan menjadi visi sekolah. Selanjutnya kepala sekolah dan guru dibagi menjadi 3 komisi diskusi berdasarkan kata dan frasa tersebut dan masing-masing komisi bertugas menjabarkan visi tersebut menjadi misi dan program sekolah yang berdampak pada peserta didik. Program yang disusun harus menyertakan nama program, tujuan, waktu, dan penanggung jawab kegiatan.





Berikut adalah hasil penyusunan visi, misi, dan program kerja SMPN 8 Kota Komba yang berpihak pada peserta didik:

Komisi A Aspek Beriman dan berbudi pekerti:

- Pak Frans

- Pak Edi

- Ibu Ersin

- Ibu Ina

- Pak Musa

Komisi B Aspek Terampil:

- Pak Hein

- Pak Ignas

- Ibu Yun

- Ibu Ani

- Ibu Arlen

Komisi C Aspek Berjiwa Kewirausahaan:

- Pak Andik

- Ibu Priska

- Ibu Etris

- Ibu Ros

- Ibu Elsa

 

 RANCANGAN VISI, MISI, DAN PROGRAM SMP NEGERI 8 KOTA KOMBA

Visi: terwujudnya peserta didik yang beriman, berbudi pekerti, berbudaya, terampil, dan berjiwa kewirausahaan

Misi:

  1. Memperkokoh nilai-nilai keagamaan peserta didik
  2. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang mendukung peningkatan keimanan dan budi pekerti siswa
  3. Melestarikan nilai-nilai budaya lokal
  4. Meningkatkan prestasi peserta didik dalam bidang seni dan olahraga
  5. Membimbing dan melatih peserta didik agar terampil dalam penggunaan media TIK
  6. Meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menggunakan bahasa dengan baik dan benar
  7. Menguatkan pendidikan karakter peserta didik dalam kewirausahaan

Program Kerja Sekolah

No.

Uraian Program Kerja

Tujuan

Waktu

PJ

A

Bidang keimanan, budi pekerti, dan budaya

 

 

 

1.

 retret/ ziarah

Memperdalam relasi diri sendiri, sesama, alam, dan pencipta

Setahun sekali (Maret-April)

Fransiskus Turu

2.

Lomba kerohanian

Memperdalam/ memperluas pengetahuan agama

September

Fransiskus Turu

3.

Doa harian

Melatih peserta didik untuk mendekatkan diri dengan pencipta

Setiap hari

Fransiskus Turu

4.

Membuat Tata Tertib Sekolah

Meningkatkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab

Juli

Angelina E. Dumar

5.

Membuat Keyakinan Kelas

Melatih kesadaran siswa terhadap nilai-nilai yang diyakini bersama

Juli, Januari

Musa Dimyati

6.

3 S (Senyum, Salam, Sapa)

Melatih sikap menghormati kepada sesama manusia

Setiap hari

Ferdinandus Las

7.

Sanggar Budaya

Membangun rasa untuk memiliki budaya

Sebulan sekali

Monika Adul

B

Bidang peningkatan Keterampilan

 

 

 

1.

Pelatihan pembuatan karya seni berbahan lokal

Meningkatkan keterampilan seni siswa

2 kali setahun

Hermeliana Anita

2.

Pelatihan Microsoft office dan grafis

Meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan Media TIK

Sebulan sekali

Ignasius Harjom

3.

Bulan Bahasa

Meningkatkan keterampilan berbahasa

Bulan Oktober

Hironimus Egong

4.

Hari Berbahasa Indonesia

Melatih kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar

Senin

Maria Yunia R. Eta

5.

Lomba Olahraga

Melatih keterampilan olahraga berprestasi

Sekali dalam satu semester

Ignasius Harjom

6.

Ekstrakurikuler Pramuka, Olahraga, dan seni

Menyalurkan bakat dan minat siswa serta berlatih kepemimpinan

2 minggu sekali

Priska Yani

Musa Dimyati

7.

Pendampingan bakat dan minat siswa

Mendata dan mengembangkan bakat dan minat siswa

Sebulan sekali

Angelina E. Dumar

C.

Bidang Peningkatan Jiwa Kewirausahaan

 

 

 

1.

Pelatihan Kewirausahaan

Meningkatkan pemahaman siswa akan dunia kewirausahaan

Sekali setahun

Adrianus Danta

2.

Koperasi Sekolah

Meningkatkan jiwa kooperatif peserta didik

Setiap hari

Priska Yani

3.

Pemasaran hasil produk siswa

Memasarkan hasil produksi siswa

3 bulan sekali

Rosalia Manur

 

 



 

Comments

Popular posts from this blog

REMIDIAL DAN PENGAYAAN FISIKA KELAS X SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2023/ 2024

Diskusi Interaktif: Penerapan Rumah Belajar Kemdikbud dalam RPP dan Pembelajaran

Peran Guru dalam Mengambil Keputusan Sebagai pemimpin Pembelajaran